BAKARAN WETAN GELAR REMBUG PEMUDA PEMUDI

Bakaran Wetan- Untuk meningkatkan persatuan dan partisipatif pemuda, Pemerintah Desa, Karang Taruna dan bidang Pemuda LPMD Desa Bakaran Wetan mengadakan rembug pemuda pemudi di balai desa pada Rabu (12/8).

Ketua Karang Taruna Rifai mengatakan bahwa acara rembug pemuda pemudi semacam ini merupakan yang pertama karena sebelumnya tidak pernah ada. Dengan acara seperti ini diharapkan mampu meningkatkan partisipatif para pemuda sehingga Pemuda Pemudi Desa bisa berperan aktif dan berkontribusi untuk kemajuan Desa.

Rembug Pemuda Pemudi Desa Bakaran Wetan tadi malam dihadiri Pemerintahan Desa, pengurus karang taruna, anggota bidang pemuda LPMD, Ketua KPMD, Tim KKN Undip dan Pemuda Pemudi Desa Bakaran Wetan.

Dalam sambutannya Sarwono selaku ketua bidang pemuda LPMD mengatakan bahwa pemuda pemudi Desa harus berperan aktif dalam mewujudkan kemajuan Desa. ” Kita harus berperan aktif, kalau ada ide gagasan atau usulan apapun harus disampaikan agar mampu membawa perubahan di Desa”. (kata Sarwono)

Wahyu Supriyo Kades Bakaran Wetan mengatakan Acara tadi malam tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan partisipatif pemuda dalam pembangunan Desa. Karena dengan kreatifitas dan inovasi pemudalah seringkali muncul ide dan gagasan yang mampu membawa perubahan yang lebih baik.

“Kita kumpulkan Sampean semua pada malam ini adalah untuk mewujudkan pemerintahan yang transparan dan juga mendorong partisipatif Pemuda Pemudi Desa Bakaran Wetan. Dalam waktu ini kita sedang menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) dalam 6 tahun ke depan, maka kami butuh masukan, usulan, ide dan gagasan Sampean semua”. (ucap wahyu)

RPJMDes adalah dokumen resmi yang harus dimiliki semua Desa, yang berisi rencana kerja Pemerintah Desa dalam 6 tahun ke depan. Jadi Pembangunan maupun pemberdayaan Desa harus direncanakan terlebih dahulu. Tidak bisa anggaran Desa digunakan dengan cara sekali butuh langsung dipakai. Semua butuh perencanaan yang matang. Maka RPJMDes selain turunan dari visi misi Kepala Desa harus juga berisi aspirasi masyarakat. Sehingga pembangunan dan Pemberdayaan Desa kedepan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat Desa.

Mbah Modin Agustiono selaku kasi kesra, pemerintah Desa yang membidangi pemuda juga memberikan nasehatnya kepada para pemuda agar pemuda Desa Bakaran Wetan harus bersatu jangan sampai terpecah. “Sampean semua harus kompak dan bersatu, jangan sampai ada blok-blokan. Kalian semua adalah satu yaitu pemuda pemudi Desa Bakaran Wetan”. (tandas Mbah Modin)

by: WS

 

 

1 Comment

  1. Dulu namanya KPPB ,namun hanya berlangsung beberapa tahun . Kiranya perkumpulan seperti ini bisa berkesinambungan , jadi setiap generasi ada jejak nya dalam ikut memajukan desa . Mungkin harus ada tokoh yang rela mengkoordinasi para pemuda dan pemudi desa , terutama yang punya talenta

Tinggalkan Balasan